Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Rabu, 17 Juli 2013

Tips Berbuka Puasa

Puasa merupakan suatu kesempatan bagi manusia untuk memperbaiki diri, baik secara jasmani maupun rohani. Pada bulan Ramadhan, ruhani kita dituntut untuk mendapatkan asupan nutrisi melalui berbagai aktivitas keagamaan yang kita jalankan, seperti sholat tarawih (sholat malam), membaca quran, berinfak/bersodakoh, dan berpuasa itu sendiri. Tujuan akhir puasa adalah meraih ketakwaan. Adapun jasmani kita, terutama organ-organ pencernaan mengalami "tune up" setelah bekerja selama 12 bulan. 

Sehubungan dengan kondisi "tune up" ini, mestinya kita juga harus mensupport agar "tune up" berlangsung dan berhasil dengan baik. Bagaimana kita mensupport kondisi tubuh kita yang sedang mengalami "tune up"? Ada dua hal yang dapat kita lakukan yaitu mengatur menu atau pola makan ketika berbuka dan makan sahur. Pola  makan pada dua kesempatan itu harus diperhatikan agar "tune up" berhasil dengan optimal. Nah, kali ini akan saya sampaikan beberapa tip menyehatkan ketika berbuka puasa.

Kurma dan air putih menu sehat saat berbuka


1. Ketika awal berbuka, jangan langsung menyantap hidangan dalam porsi besar. Hidangan porsi besar disarankan setelah kita menjalankan solat maghrib. Menyantap makanan terlalu banyak (makan besar) dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman di lambung dan mengganggu pencernaan.
2. Hindari makan/minum yang manis dengan angka glikemik sangat tinggi (misal teh manis atau susu manis) saat awal berbuka puasa. Makan manis saat kondisi perut kosong dapat memicu respons insulin yang tinggi sehingga bereaksi menyimpan makanan sebagai lemak.
3. Awaki berbuka puasa dengan minum air putih dan buah kurma atau buah secukupnya. Setelah solat magrib baru makan besar kaya karbohidrat  kompleks (seperti nasi beras merah, roti gandum utuh, ubi, dan kacang-kacangan),  protein (dada ayam, daging, tempe, dan susu rendah lemak), dan sayur-sayuran.
4. Hindari minuman dingan, bersoda, atau yang dicampur dengan es saat berbuka. Es bersifat menyerap energi, padahal tujuan kita berbuka untuk mendapatkan energi sehingga yang kita dapatkan perut penuh cairan, tetapi tubuh kita menjadi lemas. Adapun minuman bersoda hanya membuat kita rasa kenyang tanpa gizi dan menganggu pencernaan karena minuman bersoda keasamannya rendah.

Bagimana dengan pola makan sahur? Kita juga harus mengatur pola makan sahur agar tubuh sehat sekaligus dapat menjalankan puasa tanpa tubuh terasa lemas.
1. Saat sahur, konsumsilah makanan berkadar lemak rendah, tinggi karbohidrat ( nasi beras merah, roti gandum utuh, ubi, oatmeal), protein yang cukup (ikan, ayam, daging, telur),  dan makanan kaya serat dan lamban cerna (sayur-sayuran dan buah-buahan) untuk menopang kebutuhan kalori saat berpuasa.
2. Hindari minum kopi atau teh karena bersifat diuretik pada saat sahur karena membuat kita sering buang air kecil. Akibatnya tubuh kita kekurangan air. Susu rendah lemak dapat menjadi alternatif minuman yang menyehatkan saat sahur.
3. Hindari makanan berkadar garam tinggi, MSG, atau terlalu pedas. Makanan berkadar garam tinggi dan menggunakan MSG berlebihan mengakibatkan kita cepat haus atau tenggorokan kering. Adapun makanan pedas dapat mengganggu pencernaan.
 4. Jangan pernah melewatkan makan sahur karena selain mengandung berkah juga membantu tubuh tetap fit sepanjang hari. Sebaiknya lakukan makan sahur setengah jam sebelum imsak agar makanan dapat bertahan lama di saluran pencernaan.
5. Jangan sahur terlalu awal lalu tidur sebelum imsak karena mengakibatkan penimbunan lemak, tetapi tanpa aktivitas fisik. Selain itu akan cepat merasa lapar, menjadi tidak berenergi, dan cepat mengantuk pada siang hari.

Itulah beberapa tip berbuka dan makan sahur yang dapat mensupport proses "tune up"  pada tubuh kita. Semoga bermanfaat.  

(Sumber: sportindo.com)

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design