Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Jumat, 04 November 2011

Waspadai Kolesterol dalam Makanan Anda


Sudah banyak orang mengetahui bahwa tinggi ingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit, seperti: hipertensi, jantung koroner dan stroke.

Namun perlu diketahui pula tidak semua kolestrol berdampak buruk bagi tubuh. Hanya kolestrol yang termasuk kategori LDL (Low Density Lipoprotein) saja yang berakibat buruk sedangkan jenis kolestrol HDL (High Density Lipoprotein) merupakan kolestrol yang dapat melarutkan kolestrol jahat dalam tubuh. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg. Kolesterol merupakan bagian dari lemak (lipid) yang sebagian besar diproduksi dalam tubuh tepatnya di hati (sekitar 70%) dan sisanya berasal dari makanan atau diet. ebenarnya kolesterol merupakan unsur yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika kadarnya berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan berbagai penyakit. Langkah-langkah berikut ini diketahui dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Umumnya dokter menyarankan agar kadar kolesterol total seseorang berada di bawah 200 mg/dL, dengan kadar LDL (kolesterol jahat) di bawah angka 130, dan HDL (kolesterol baik) berada di atas angka 40. HDL sering disebut ‘kolestrol baik’ sangat bagus bagi tubuh kita karena dapat mengurangi resiko serangan jantung.

Berikut Daftar Kandungan Kolesterol dari per 10 gr bahan makanan
No. Nama /Kandungan /Kategori
1. Putih telur ayam /0 /Sehat
2. Teripang (haisom) /0 / Sehat
3. Ubur-ubur/ 0/ Sehat
4 Susu sapi tanpa lemak (nonfat)/ 0 / Sehat
5 Daging ayam pilihan tanpa kulit/ 50 / Sehat
6 Daging bebek pilihan tanpa kulit /50/ Sehat
7 Ikan sungai biasa/ 55 /Sehat
8 Daging sapi pilihan tanpa lemak/ 60 /Sehat
9 Dagin babi pilihan tanpa lemak/ 60 /Sehat
10 Daging kelinci/ 65/ Sehat
11 Daging kambing tanpa lemak/ 70 / Sehat
12 Ikan ekor kuning/ 85/ Sehat
13 Daging asap/ 98/ Sekali-sekali
14 Iga sapi/ 100/ Sekali-sekali
15 Iga babi /105 / Haram
16 Daging sapi /105/ Sekali-sekali
17 Burung dara/ 110 /Sekali-sekali
18 Ikan bawal/ 120 /Sekali-sekali
19 Daging sapi berlemak/ 125 /Sekali-sekali
20 Lemak sapi / 130/ Sekali-sekali
21 Lemak kambing /130/ Sekali-sekali
22 Daging babi berlemak /130/ Sekali-sekali
23 Keju /140 /Hati-hati
24 Sosis daging/ 150/ Hati-hati
25 Kepiting / 150 / Hati-hati
26 Udang/ 160 /Hati-hati
27 Kerang atau siput / 160 / Hati-hati
28 Belut /185/ Hati-hati
29 Santan Kelapa /185/ Hati-hati
30 Lemak babi/ 200/ Berbahaya
31 Susu sapi / 250/ Berbahaya
32 Susu sapi krim/ 280/ Berbahaya
33 Coklat (cacao) /290/ Berbahaya
34 Mentega/margarine/ 300 Berbahaya
35 Jeroan sapi/ 380/ Berbahaya
36 Jeroan babi/ 420/ Berbahaya
37 Kerang putih/remis/tiram / 450/ Berbahaya
38 Telur ayam /500 /Berbahaya
39 Jeroan kambing/ 610 / Berbahaya
40 Cumi-cumi/ 1.170 /Dilarang
41 Kuning telur ayam /2.000 /Dilarang
42 Otak sapi/ 2.300/ Dilarang
43 Otak babi 3.100 Haram
44 Telur burung puyuh / 3.640/ Dilarang

Sumber: Singapore General Hospital

Orang sering terfokus pada jumlah total kolestreol dan jumlah LDL, tetapi mengesampingkan jumlah HDL yang merupakan kolesterol baik dan berfungsi seperti sapu untuk membersihkan kelebihan kolesterol jahat (LDL) dari saluran/pembuluh darah. Pada beberapa kasus yang dialami kolegaku yang “bersahabat” dengan problem jantung, mereka mempunyai total kolesterol rendah, namun HDL juga rendah.

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design