Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Kamis, 18 November 2010

Science Film Festival: Gratis dan Bagus lagi . . .

Bulan ini, tepatnya mulai tanggal 15 - 30 November di Indonesia akan berlangsung Festival Film Science 2010 atau The Science Fim Festival. Pembukaan Festival diselenggarakan di Atrium Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta tanggal 15 November 2010 . Pembukaan ini merupakan salah satu dari rangkaian pembukaan festival yang berlangsung di empat negara, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, dan Kamboja.

Festival film ini telah diadakan di Thailand sejak tahun 2005, tetapi baru mulai diadakan di Indonesia pada kali ini. Pagelarannya diadakan atas kerja sama Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Paramadina, Surya Intitute, CCF, dan Goethe Institute, danKuark International.

Hadir dalam pembukaan ini, Menristek, Anis Baswedan sekaku Rektor Universitas Paramadina, Yohanes Surya dari Surya Institut, Nobert Bass dari Kedutaan Jerman, Perwakilan dari Goethe Institute, dan Centre Culturel Francaise, serta siswa-siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Senin (15/11/2010), Duta Besar Jerman Nobert Bass mengatakan, "Festival ini adalah untuk orang muda yang nantinya akan melakukan perubahan." Ia juga mengatakan bahwa festival ini bertujuan untuk membangun minat anak muda dalam bidang sains.

Senada dengan Agustin, Duta Besar Perancis HE Philippe Zeller mengatakan bahwa anak muda merupakan target utama dalam festival ini. "Saya berharap festival ini bisa menjadi perpaduan antara kreativitas, imajinasi, pendidikan, dan hiburan," katanya.

Sementara itu, Anis Baswedan menyatakan bahwa festival film ini bisa membangkitkan kecintaan anak muda pada sains. "Kecintaan sains sangat penting untuk membangkitkan penguasaan akan ilmu pengetahuan. Penguasaan itu penting untuk terbentuknya masyarakat yang terdidik," ungkapnya.

Science Film Festival kali ini mengambil tema "Biodiversity" atau keanekaragaman hayati. Festival ini akan berlangsung di tiga tempat, yaitu Blitz Megaplex Pacific Place, Goethe Institut, dan Universitas Paramadina. Film-film yang dihadirkan terbagi menjadi empat subtema, yaitu keluarga, ekologi, ilmu alam, dan budaya.

Selain acara pemutaran film, festival ini juga akan diramaikan dengan eksperimen terkait dengan film yang akan diperagakan setelah pemutaran film tertentu. "Eksperimen ini memastikan agar acara ini jadi interaktif, tidak cuma menonton. Anak-anak yang nonton juga bisa belajar," kata Donald MT Manik, salah satu koordinator pengadaan eksperimen.

Festival film ini bisa disaksikan secara gratis. Calon penonton bisa memesan tiket terlebih dahulu sebelum pemutaran film dimulai di tempat-tempat yang telah ditentukan. Festival film sains Indonesia digelar di Blitz Megaplex (Pasific Place), Universitas Paramadina , PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah, dan Goethe-Institute. Pemesanan tiket hanya dapat dilakukan lewat email sff@jakarta.goethe.org dan nomor telepon 08589057010 atau 021-23550208 ext 131. Setiap pemutaran film diikuti berbagai aktivitas, kuis, dan percobaan yang dikembangkan tim majalah komik sains Kuark. Informasi lebih lanjut tentang Festival Film Sains Indonesia 2010 bisa dilihat di laman www.goethe.de/sciencefilmfestival.

Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan menyaksikan festival film ini, Anda dapat melihat dan mendownload jadwal tayang film-film tersebut di bawah ini.

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design