Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Rabu, 05 Mei 2010

Meteor Berjatuhan ke Bumi: Pertanda Kiamat Tiba?

Pada tanggal 30 April 2010, benda angkasa yang diduga meteor jatuh di Duren Sawit Jakarta Timur. Jatuhnya benda itu, disertai ledakan cukup keras hingga merusakkan tiga bangunan rumah. Hingga artikel ini ditulis, pihak LAPAN masih meneliti misteri jatuhnya benda angkasa ini. (Gambar kanan: rumah hancur akibat jatuhnya meteor di Duren Sawit - Jakarta Timur)


Masih hangat berita jatuhnya "meteor" di Duren Sawit belum hilang, sebuah benda yang diduga meteor jatuh di Bima - NTT, tepatnya di wilayah pegunungan Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (2/5) malam.

Terjadinya fenomena alam ini menimbulkan berbagai asumsi di masyarakat. Hampir di setiap kerumunan orang membicarakan fenomena itu, bahkan di gardu ronda. Seorang Bapak setengah baya, menyela pembicaraan di gardu dengan mengatakan : "jangan-jangan kiamat tahun 2012 itu benar-benar akan terjadi?" Mendengar pernyataan itu semua yang bicara terdiam, seolah-olah membayangkan jika perkataan bapak itu benar-benar terjadi.

Isu yang berhembus dimasyarakat bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012, yaitu akibat badai matahari dan tabrakan meteor. Benarkah demikian?

Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) lantas angkat bicara, mengklarifikasi banyak isu tak bertanggung jawab yang beredar, khususnya soal kiamat di 2012.

Berikut jawaban ilmiah para ilmuwan NASA:



T: Apakah akan ada meteor raksasa yang menghantam bumi pada 2012?

J: Bumi selalu jadi objek tubrukan komet dan asteroid, meski jarang sekali terjadi tubrukan besar. Tabrakan dahsyat terakhir terjadi 65 juta tahun lalu, hingga menyebabkan kepunahan spesies Dinosaurus.

Saat ini, para astronom NASA sedang mengadakan penelitian dalam proyek ‘Spaceguard Survey’ untuk melacak asteroid-asteroid besar, jauh sebelum benda langit itu berpotensi menabrak bumi.

Kami sudah mengungkapkan bahwa tak ada ancaman asteroid, sebesar ancaman asteroid yang telah memusnahkan dinosaurus.

Semua hasil kajian ini sudah dibuka untuk umum di laman Neo Program NASA, jadi Anda bisa melihat sendiri bahwa tidak ada benda langit yang diprediksikan menabrak bumi pada 2012.

T: Bagaimana dengan badai matahari besar yang diprediksi terjadi pada 2012?

J: Aktivitas matahari berlangsung secara reguler, puncaknya kira-kira setiap 11 tahun. Makin dekat ke puncak, badai matahari dapat mengakibatkan gangguan sistem komunikasi satelit.

Para ahli teknik saat ini mempelajari bagainama menciptakan alat elektronik anti fenomena badai matahari.

Namun, sekali lagi, tak ada resiko badai matahari yang ada hubungannya dengan 2012.

Puncak badai matahari diperkirakan terjadi pada 2012-2014, namun tak ada yang spesial, diperkirakan yang akan terjadi saat itu sama dengan fenomena serupa yang pernah terjadi dalam sejarah.

T: Apa pendapat para ahli NASA soal klaim kiamat 2012?

J: Terhadap klaim soal bencana dahsyat atau perubahan drastis pada 2012, kami menanyakan, dimana dasar ilmiahnya? Mana buktinya? Tak ada sama sekali.

Kami tak bisa dengan mudah mengubah kepercayaan orang terhadap informasi fiksi soal hari akhir bumi, apakah itu berdasarkan buku, film, film dokumenter, atau internet.

Namun, yang pasti, tak ada bukti terpercaya yang mendukung teori bahwa kiamat akan terjadi pada Desember 2012.

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design