Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Senin, 07 September 2009

Ilmuwan India ahli sanitasi lingkungan raih The Stockholm Water Prize 2009.


Dalam acara World Water Week 2009 yang berlangsung di Stockholm - Swedia 20 Agustus yl telah dilangsungkan penganugerahan The 2009 Stockholm Water Prize yang diberikan kepada Dr. Bindeshwar Pathak. Ia adalah ilmuwan ahli sanitasi lingkungan dari India pendiri Sulabh Sanitation Movement di India yang dipandang berjasa tinggi atas upayanya merekayasa suatu perangkat model jamban kakus ---yang dikenal dengan nama Sulabh di negeri India--- yang amat hemat air untuk guyuran kotoran dan memiliki sepasang tanki penyimpan kotoran terpisah yang anti-bau dan anti-polusi.


Dengan model jamban rekaannya serta upaya pemasyarakatan lewat gerakan Sulabh Sanitation Movement dalam menyebarluaskan perangkat jamban kakus guna memberikan akses sanitasi dasar bagi kalangan kebanyakan di India dengan harga yang terjangkau sekaligus ramah lingkungan.
Di negeri India hingga saat ini satu dari 4 penduduk ---yang berarti ada sejumlah 700 juta orang--- yang masih tidak mempunyai akses utilitas sanitasi dasar : air bersih dan kakus yang layak. Masih cukup buruknya kondisi sanitasi ini yang mengakibatkan hampir setengah juta jiwa penduduk yang melayang sia-sia akibat terserang penyakit kolera dan diare selain bermacam penyakit akibat dampak sanitasi lingkungan hidup yang buruk.

Perangkat jamban kakus rekaan Dr. Pathak sederhananya lebih merupakan modifikasi perangkat jamban kakus jongkok model guyuran air konvensional. Namun tangki kakus ini memiliki keistimewaan 2 tanki atau sepasang tanki penyimpan limbah kotoran terpisah dilengkapi model kakus jongkok khas model Sulabh yang hanya butuh air cukup sejumlah 1.0 - 1.5 liter untuk guyuran kotoran yang berarti amat hemat air dibanding model standard konvensional yang butuh air rata-rata 10 liter untuk setiap pemakaian. Menurut Dr. Pathak membanggakan dengan kakus rekaannya maka diperhitungkan pemakaiannya mampu menghemat air hingga trilyunan liter untuk setiap tahun.
Selama hampir sampai pada empat dekade aktivitas Sulabh Sanitation Movement telah menginstalasi perangkat bagi lebih dari 1,2 juta rumah tangga dan memasang 7.500 toilet publik tersebar di seluruh pelosok negeri India. Dan produk Sulabh asal India sekarang ini telah pula diekspor di negara tetangga India : Bhutan dan Afghanistan serta tengah bersiap pula untuk disebarluaskan ke 15 negara berkembang di Benua Afrika.

Pertama kali dianugerahkan pada tahun 1991 penghargaan The Stockholm Water Prize menjadi ajang yang paling bergengsi di dunia untuk prestasi yang luar biasa dalam kegiatan yang berkenaan dengan pengelolaan sumber daya air serta penataan lingkungan hidup. Penerima anugerah kehormatan tertinggi ini diperuntukkan bagi tokoh individu ataupun lembaga/organisasi yang bekerja secara luas berkontribusi untuk konservasi ekosistem dunia dan perlindungan sumber daya air serta untuk perbaikan kesehatan penduduk dunia.
Hadiah penghargaan tahunan yakni ganjaran uang penghargaan senilai AS $150.000 disertai pemberian tanda mata sebuah ukiran kristal unik ciptaan seniman Orrefors asal negeri Swedia negeri yang juga dikenal sebagai negara tempat penganugerahan penghargaan ilmiah Nobel.

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design