Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Senin, 10 Agustus 2009

Wisata Kuliner di Kota Solo (Bag-2)

11. Tahu Kupat
Ketika pertama kali mencoba makanan khas Solo yang satu ini, anda mungkin akan teringat dengan Tahu Gimbal, makanan khas Semarangan. Ya, kedua makanan ini memang mirip.
Satu porsi makanan khas ini terdiri dari ketupat, mi basah, taoge, tahu goreng, bakwan gimbal yang dipotong-potong dan kacang goreng yang disiram dengan bumbu kecap manis encer dengan rasa bawang yang cukup terasa. Disamping campuran standard di atas, anda dapat juga menambahkan isi tahu kupat anda dengan telur dadar.
Warung tahu kupat yang terkenal dan ramai dikunjungi di Solo dapat anda jumpai di Jl. Gajah Mada no 95 (di depan Masjid Solihin) atau di depan Pasar Kadipolo.

________________________________________

12. Bakti Thoprak
Nama makanan khas Solo satu ini mungkin akan mengingatkan anda dengan Ketoprak yang ada di Jakarta, tapi setelah dihidangkan ternyata jauh sekali perbedaanya. Jika Ketoprak versi Jakarta menggunakan sambal kacang, Toprak Solo berkuah bening.
Sebagai salah satu makanan khas Solo. Jajanan enak ini banyak ditemui di pelosok kota Bengawan. Tapi jangan bilang sudah mencicipi Mi Toprak kalau belum mampir ke Warung Toprak Kartopuran di Jl. Kartopuran.
Jam 11 siang warung Mi Toprak Kartopuran baru melayani pembeli. Biar begitu setengah jam sebelumnya pembeli sudah mulai antre.
Komposisi Mi Toprak terdiri dari mi kuning, potongan kol, tahu goreng, telur, tempe goreng, dan sosis solo. Lalu disiram dengan kuah kaldu dan irisan tetelan daging sapi, serta taburan bawang goreng plus seledri. Untuk pelengkap, kita bisa menambah karak (kerupuk nasi). Rasanya pas dimakan di waktu brunch karena tidak terlalu mengenyangkan, tapi cukup mengganjal perut sambil menunggu makan siang.


________________________________________

13. Soto Gading
Walau bukan makanan khas dari Solo, tapi banyak warung soto di Solo yang dikenal enak oleh para penikmat kuliner. Selain soto ayam, ada pula soto sapi.
Salah satu warung soto yang terkenal dan direkomendasikan adalah Soto Gading (baca Nggading) yang terletak di Jl. Brigjen Sudiarjo, Gading, sekitar 200 meter arah selatan dari Gapura Gading.
Soto disini disajikan langsung bersama nasi putih dalam satu mangkuk. Kalau soto saja tidak cukup, Anda dapat menambahkan salah satu lauk pauk yang disajikan tersendiri di meja-meja pengunjung. Lauk pauk di sini komplit banget, ada empal, otak goreng, sate puyuh, perkedel kentang atau jagung, tempe goreng kering, bakwan, tahu goreng, sosis solo atau garang asem.
Biarpun pengunjung ditempat ini sangat banyak, tapi anda tidak akan dibiarkan menunggu pesanan terlalu lama. Pelayannya gesit-gesit. Setiap pesanan selalu disertai teriakan dalam bahasa Jawa halus.
________________________________________

14. Nasi Tumpang
Satu lagi makanan khas dari Solo yang langka dan sekarang makin sukar ditemui, namanya nasi Sambel Tumpang.
Sesuai dengan namanya nasi ini terdiri dari nasi putih yang ditumpangi aneka sayuran rebus seperti bayam, taoge, dan kacang panjang lalu disiram dengan kuah kental. Kuah kental ini dibuat dari campuran santan dan tempe semangit yang dihaluskan. Biasanya di dalam kuah kental tumpang ini ada tahu putih, telor rebus dan krecek. Sajian khas Solo ini paling enak dinikmati untuk sarapan. Maka, penjual nasi tumpang di pasar-pasar tradisional biasanya ada pada pagi hari saja.
Selain ditemukan di pasar tradisional, penjual nasi tumpang masih bisa dijumpai di sekitar Lapangan Manahan. Apalagi di hari Minggu saat banyak orang berolahraga pagi, jajanan Nasi sambel Tumpang dijadikan salah satu pilihan sarapan. Selain dinikmati dengan nasi putih, Sambel Tumpang sama enaknya kalau disiramkan di atas bubur nasi yang masih panas. Nah, yang ini namanya menjadi Bubur Tumpang.
________________________________________

15. Gul-Gor (Gule Goreng)
Di Kota Solo ada cara lain untuk menikmati gule kambing, selain dibuat tongseng, di Solo ada yang namanya Gul-Gor (Gule Goreng). Ya, gule kambing yang berkuah santan kental, dimasak di atas anglo arang sampai kering. Anda bisa bayangkan betapa empuknya daging dan jeroan yang telah dimasak sampai kering tersebut. Menikmati Gul Gor, dengan nasi panas, kol, tomat dan bawang merah pasti akan membuat anda ketagihan.
Ingin menikmati makanan satu ini, datang saja ke Jl. Diponegoro di sebelah eks gedung bioskop Deddy Theatre didekat pasar antik Triwindu.
________________________________________

16. Wedangan
Kalau Yogya punya Angkringan, Solo terkenal dengan Wedangan-nya. Wedangan dapat dijumpai hampir ditiap sudut Kota Solo, karena memang wedangan merupakan salah satu tempat bersosialisasi masyarakat Kota Solo.
Di atas meja, nasi yang sudah dibungkus kecil-kecil dan berbagai lauk-pauk sudah terhidang dan memberi keleluasaan kepada pengunjung untuk mencomot sesukanya. Lauk pauk yang sudah tersedia di meja biasanya adalah sate kerang, sate kikil, sate telur puyuh, tahu tempe goreng maupun bacem. Tetapi anda bisa juga memesan lauk yang harus digoreng dulu seperti ayam dan ikan.
Di tempat wedangan seperti ini semua orang bergaul akrab. Tak jarang pertemuan antar teman dilangsungkan di warung Wedangan sambil meminum teh hangat, kopi atau wedang jahe yang menghangatkan. Setalah selesai makan, tinggal laporkan apa yang anda makan kepada pemilik warung. Dengan sigap mereka akan menghitung semuanya.
Reasonable price? Of course!
________________________________________

17. Srabi Notosuman
Serabi Notosuman adalah salah satu trademark oleh-oleh kunjungan ke Kota Solo. Benar-benar rugi kalau anda sudah berkunjung ke Kota Solo, tetapi tidak sempat mencoba kelezatan Serabi Notosuman.
Serabi Notosuman yang legendaris ini telah berdiri sejak tahun 1923 di Jalan Moh. Yamin dan sekarang ini sudah dijalankan oleh generasi yang ke empat (4). Walau sudah lama berdiri, resep yang dipergunakan masih sama dan dimasak dengan cara yang juga sama.
Serabi Notosuman tidak berbentuk sama seperti serabi yang biasa kita temukan di Bandung. Serabi asli Solo ini tidak dimakan bersama kuah santan yang manis, karena rasanya sendiri sudah manis dan gurih. Serabi Notosuman terbuat dari adonan tepung beras, santan, gula pasir, dan berbentuk bulat seperti apem dengan kerak di sekelilingnya yang kering dan renyah.
Selain serabi polos (tanpa topping apapun), anda juga dapat memesan serabi dengan taburan cokelat di atasnya. Tapi jenis yang satu ini kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh karena lebih cepat basi.
Demikian terkenalnya serabi Notosuman sehingga sudah menjadi semacam merek generik. Walaupun tidak mempunyai hubungan langsung dengan keluarga pengusaha serabi Notosuman, namun banyak pedagang serabi sering menambahkan kata Notosuman di kios atau gerobak tempat berjualan serabi mereka. Tetapi jangan salah, meskipun tidak sekhas serabi Notosuman yang manis dan gurih, namun serabi yang dijual di beberapa tempat di Kota Solo juga tak kalah enaknya apalagi dengan topping yang lebih beragam.
________________________________________

18. Mandarin dan Roti Semir Orion
Orion adalah toko roti yang sudah berjualan sejak puluhan tahun yang lalu, dan bahkan dikenal sebagai toko roti tertua di Kota Solo. Kini Toko Orion tidak hanya menjual roti.________________________________________

19. Intip
Intip merupakan salah satu oleh-oleh Solo yang sudah dikenal. Intip adalah kerak nasi yang dijemur sampai kering kemudian digoreng dalam minyak yang panas. Setelah itu tinggal dibungkus dengan tambahan garam atau gula merah. Rasanya sangat khas dan gurih walaupun tanpa MSG. Rasa gurih disebabkan karena sari dari nasi mengumpul di kerak nasi yang ada di dasar periuk, akibatnya rasanya gurih.
Intip Solo sangat murah untuk ukuran makanan kecil atau snack. Intip Solo terdiri dari 2 macam yaitu intip asli dan intip buatan. Intip Asli adalah intip yang dihasilkan oleh periuk nasi biasa, yang biasa dihasilkan oleh kebanyakan rumah tangga. Bentuknya tidak rapi, mudah pecah/terbelah, tanpa ada bumbu tetapi rasanya gurih sekali. Intip buatan dihasilkan oleh industri makanan yang memang ingin menghasilkan intip dalam partai besar, intip dibentuk mirip dasar periuk, bentuk bulat rapi, tidak mudah pecah/terbelah, kemungkinan ditambah bumbu bawang, trasi atau MSG, rasa gurih tapi tidak segurih intip asli.
Intip buatan sering ditemui di toko oleh-oleh di Pasar Klewer, dekat Pasar Jongke, toko oleh2 dekat Pasar Singosaren dan didepan toko roti Orion. Sedangkan intip asli dapat ditemukan di antara Kraton Mangkunegaraan ke Pasar Legi Solo

________________________________________

20. Abon Sapi dan Ayam Varia
Jika anda penggemar abon dan menginginkan abon yang lezat, renyah dan berkualitas tinggi, datang saja ke Toko Varia. Toko mungil yang selalu dipenuhi pengunjung ini sudah mulai berjualan sejak tahun 1935.
Abon di toko ini dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan bahn dasarnya yaitu abon sapi dan abon ayam. Selain itu untuk masing-masing jenis dibedakan lagi menjadi abon biasa atau abon pedas. Harganya sedikit lebih mahal dari abon biasa (tapi sebanding dengan kualitasnya), yaitu berkisar antara 20.000 sampai 25.000 per 250 gr.
Selain menyediakan abon toko ini juga menyediakan ragam oleh-oleh lain seperti usus ayam, intip, serundeng maupun jenis kue-kue basah. Ingin mencoba, datanglah ke Jl. Coyudan no 114. Tapi ada satu hal yang harus diingat, toko ini tutup pada hari Minggu.________________________________________

21. Roti Kecik Ganep
Apa yang ada di benak anda ketika mendengar kata 'Kecik'? Pasti sebagian akan teringat pada biji sawo. Tapi Kecik yang satu ini adalah nama roti kering khas Solo, Roti Kecik.
Roti kecik adalah sejenis roti kering yang berbentuk stick sebesar jari anak kecil, tapi saat ini terdapat bentuk-bentuk lain seperti cincin atau bulat-bulat kecil. Nama perusahaan yang memproduksi roti ini adalah Perusahaan Roti Ganep, yang berdiri pada tahun 1881, terletak di Jalan Sutan Syahrir 176 Tambaksegaran, Solo. Nama Ganep diberikan oleh Sinuhun Paku Buwono X, penguasa Kasunanan Surakarta pada saat itu.
Roti berbahan baku tepung ketan dan beraroma kayu manis ini disukai banyak orang karena rasanya enak, khas dan tahan lama. Makanan tersebut sangat cocok untuk menemani acara santai keluarga. Roti Kecik selain dijual di toko dan gerai oleh-oleh khas Solo, juga dijajakan orang menggunakan motor, sepeda, becak, dan gerobak. Di jalan-jalan kampung Kota Solo dan sekitarnya, setiap hari selalu bisa dijumpai penjual Roti Kecik yang menawarkan dagangan.

________________________________________
22. Bakpia Babi Balong
Yogya terkenal dengan bakpia pathok-nya, Solo terkenal dengan Bakpia Balong-nya. Salah satu oleh-oleh yang sering dibawa oleh wisatawan jika berkunjung ke Solo adalah Bakpia Balong.
Bakpia balong, disebut demikian karena toko ini berjualan di daerah Balong, daerah Pecinan di kota Solo dari dahulu hingga sekarang. Mereknya yang sudah lama terkenal, sangat sepadan dengan mutu dan rasanya, enak, tahan lama, dan tentunya memuaskan. Sementara ini ada 4 rasa, yaitu kacang hijau, kacang hitam, coklat, dan daging babi.
Pada tiap hari libur anda yang ingin membawa bakpia ini sebagai oleh-oleh, sebaiknya datang sebelum jam 12.00 siang atau anda akan kehabisan.

________________________________________
23. Dawet Ayu Pasar Gede
Menikmati Dawet di cuaca panas memang enak sekali. Bertempat di dalam Pasar Gede Hardjonagoro, dawet ayu pas untuk dinikmati di siang hari, setelah puas berkeliling Kota Solo saat udara sedang panas-panasnya.
Ada beberapa penjual dawet ayu di Pasar Gede dan tempat berjualannyapun berdekatan. Pilih sesuai selera anda atau kalau mau coba saja semuanya.
Dawet Ayu Pasar Gede berbeda dari dawet atau cendol kebanyakan. Disajikan dalam mangkuk-mangkuk kecil mungil, dawet ini berisikan cendol dari tepung beras atau disebut pula sebagai onggok, ketan hitam dan selasih yang disiram dengan sirup dari gula kelapa yang berwarna putih bening dan tidak kecoklatan seperti cendol yang biasa.
Coba anda cicipi. Ringan, segar dan yang pasti ngangenin!
________________________________________

24. Gempol Plered
Minuman unik dan segar ini sekarang sudah mulai susah dijumpai, jadi bisa dimasukkan kategori langka dan layak dilestarikan dan dilindungi oleh undang-undang.
Salah satu penjual Gempol Plered yang masih bisa ditemui ada di depan Toko Abon Varia, di kawasan Coyudan (bentuk simbiosis mutualisme). Ibu penjualnya berjualan di trotoar, sebenarnya dilarang dan melanggar hak pejalan kaki, tapi karena yang dijual enak dan langka, maka pelanggarannya kita kesampingkan dulu.
Seperti apa Gempol Plered itu? Gempol plered terdiri dari bulatan-bulatan tepung beras seukuran ibu jari orang dewasa. Bulatan ini lantas diguyur dengan kuah santan, dan dikucuri gula kelapa cair. Rasanya? Wah, sedap sekali, apalagi dinikmati di pinggir jalan sambil berdiri.
Suegerrrr!

________________________________________
25. Susu Murni
Ada banyak sekali tenda penjual susu sapi murni di Kota Solo, yang buka pada jam yang sama di malam hari. Selain susu sapi murni tanpa campuran apapun, pengunjung bisa memesan susu sapi murni dengan campuran syrup, cokelat, madu, jahe hingga telur (ayam kampung maupun bebek). Anda bisa juga meminta kepala susu kepada penjualnya jika kebetulan belum habis. Susu bisa disajikan panas ataupun dingin, tergantung permintaan!
Sambil menikmati segelas susu murni, di warung susu murni anda dapat dengan leluasa mencomot makanan ringan yang disediakan di atas meja, seperti sate kikil, nasi kucing, sate kerang hingga sosis solo.
Salah satu warung susu murni yang paling ngetop dan ramai sak Solo adalah warung susu murni ShiJack d
________________________________________

26. Wedang Dongo
Di samping Nasi Liwet Ibu Wongso Lemu, masih di wilayah Keprabon, ada warung khusus yang menjual Wedang Dongo. Jadi sambil menikmati gurihnya nasi liwet, Anda bisa sekalian minum Wedang Dongo. Nama warungnya adalah Warung Klengkeng. Karena kalau siang hari warung ini digunakan untuk menjual Es Klengkeng, penjualnya adalah Bayu Priyono, rata-rata dalam semalam warung ini bisa menghabiskan 50 kilo kacang putih.
Minuman hangat beraroma jahe ini serupa dengan Wedang Ronde. Isinya terdiri dari bulatan dari tepung ketan yang berisi kacang tumbuk dan irisan kolang-kaling. Setelah diguyur dengan air jahe manis, wedang dongo tidak ditaburi kacang tanah yang disangrai.
Selamat mencoba! *(Selesai)
Sumber: http://www.kabaresolo.com/KabareSoloKuliner.htm

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design