Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Senin, 17 Agustus 2009

LIPI Kembangkan Bioelektrik

BANDUNG--MI: Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatroik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Telimek LIPI), kembangkan bioelektrik atau sumber energi listrik yang berasal dari limbah organik.

"Bahan bakunya menggunakan sampah organik dan kotoran sapi, diubah menjadi energi dalam reaktor. Selain untuk listrik juga bisa jadi bahan bakar kompor elpiji," kata Peneliti P2 Telimek LIPI Yayat Sudradjat Sumarna di Bandung, Sabtu (15/8).



Bioelektrik yang merupakan hasil proses pengolahan biogas itu memiliki potensi listrik yan cukup besar dan menjadi alternatif bagi masyarakat yang saat ini belum bisa terlayani oleh listrik dari PLN.

Sebagai proyek percontohan, bioelektrik kembangan LIPI itu dilakukan di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Dari pemasangan tahap pertama, mampu memproduksi energi listrik sebanyak 2.000 watt.

"Pemakaian bioelektrik ini bisa memenuhi kebutuhan listrik tujuh sampai delapan jam setiap harinya. Masyarakat punya alternatif lain selain menggunakan listrik dan elpiji," katanya.

Produk bioleketrik itu setiap unitnya senilai Rp7,5 juta. Potensi pengembangannya cukup terbuka terutama di kawasan peternakan sapi, karena bahan baku biogasnya cukup tersedia.

Penggunaan bioleletrik ini dalam skala kecil telah diujicobakan di beberapa daerah, khususnya yang belum terjangkau listrik dan punya potensi biogasnya yakni di Papua, Jambi dan Bali masing-masing menghasilkan listrik sekitar 700 watt.

"Biogas jelas lebih murah dibanding bahan bakar lainnya, terlebih di dekat peternakan sapi," kata Yayat. (Ant/OL-01)
(sumber: http://www.mediaindonesia.com)

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design