Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Rabu, 22 Juli 2009

Tip Beternak Kenari

BERTERNAK

Banyak peternak beranggapan bahwa berternak kenari merupakan hal yang mudah. Mereka berpikir “Anda hanya membutuhkan seekor kenari jantan dan betina, mencampurnya dalam sebuah sangkar dengan sebuah sarang dan biarkan alam yang akan mengatur.” Berternak kenari yang bakal melahirkan kenari "penyanyi" dengan kicauannya yang indah bukanlah hal yang dipengaruhi oleh rezeki. Hal yang terpenting agar sukses berternak adalah faktor genetik (keturunan).

WARISAN GENETIKA

Warisan genetika adalah faktor utama dalam berternak kenari bila akan berusaha mendapatkan kenari penyanyi yang istimewa. Kenari mewariskan kesehatan, bentuk tubuh dan warna, tetapi juga kepandaian mendengarkan, daya ingat yang bagus dan kemampuan untuk mengambil variasi lagu yang sulit tanpa adanya variasi lagu yang jelek. Jika peternak melakukan ternaknya dengan memikirkan hal ini, maka dia akan memperoleh sebuah hasil yang memuaskan.

Memilih pejantan untuk diternakkan sangatlah mudah. Pengalaman dan perasaan peternak membantu untuk memilih seekor pejantan yang baik. Postur dan warna yang bagus dapat dilihat dengan mata, sebuah lagu dengan volume yang merdu dapat didengarkan oleh telinga.

Masalahnya adalah kekurangtahuan peternak tentang asal usul induk betinanya. Syarat terpenting dalam berternak terletak pada induk betina. Induk betina harus dipilih ekstra hati-hati karena anakannya akan membawa sifat ibu, dan yang tidak kalah pentingnya adalah kepandaian bernyanyi. Oleh karena itu janganlah heran, kepandaian bernyanyi ternyata adalah warisan dari induk betinanya secara genetik. Untuk itu, bagi peternak yang berpengalaman, mereka tidak akan memakai induk betina yang tidak diketahui asal usulnya.

Jadi, kunci sukses berternak adalah tergantung pengetahuan kita mengetahui secara mendalam tentang kenari yang kita pakai untuk berternak, terutama kualitas induk betinanya. Bagi peternak yang berternak secara serius wajib mempunyai catatan dari kenari yang mereka miliki.

MEMPERSIAPKAN KENARI PRA-TERNAK

Di negara yang mempunyai empat musim yang terletak di belahan bumi sebelah utara, para peternak yang baik akan mulai mempersiapkan kenarinya untuk diternakkan pada pertengahan bulan Desember (setelah kontes burung tingkat nasional) dan menjodohkan bila dalam kondisi prima. Waktu itu penambahan makanan ekstra diperlukan agar kenari masuk dalam kondisi siap kawin. Selain itu juga diperlukan untuk menambah panjang siang atau memasang lampu sampai 14 – 16 jam per hari.

MENJODOHKAN

Kenari jantan harus memiliki postur yang baik dan bernyanyi. Kenari jantan, yang bernyanyi tidak panjang atau jarang bernyanyi, termasuk kenari yang tidak siap dijodohkan. Sangat mudah untuk mengecek betina yang siap dikawinkan. Kelakuannya hampir menyerupai sang jantan, mereka akan terlihat sibuk dan sering melakukan panggilan kepada kenari jantan. Jika peternak memberikan bahan sarang dalam sangkar, kenari betina akan mengambil bahan tersebut dengan paruhnya dan akan mencoba membuat sarang. Jika kenari betina terlihat tidak membuat sarang, kenari ini jangan dijodohkan. Satu cara yang mudah untuk membedakan kenari betina yang siap kawin adalah melihat perutnya, bila tidak ada bulu berarti kenari ini siap kawin.

Jika peternak sudah memutuskan pasangan yang akan diternakkan, tempatkan pasangan kenari tersebut dalam sebuah sangkar ternak yang telah dilengkapi dengan tempat dan bahan sarang. Sering kali kita melihat kenari jantan dan betina berkelahi dan bila berlanjut kea rah yang negative pasangan ini perlu dipisah lagi. Ketika kenari telah jodoh, kenari jantan dapat dipisah dan dimasukkan ke sangkarnya semula. Setelah itu peternak harus mencampurkan mereka kembali selama 15-20 menit dua kali sehari sampai kenari betina bertelur dua. Tidak ada alasan yang tepat untuk membiarkan kenari jantan dan betina dalam satu sangkar untuk jangka waktu yang lama. Menyendirikan sang jantan akan membuatnya dalam kondisi prima siap kawin.

Lima sampai tujuh hari setelah sarang dibuat, kenari betina akan bertelur dengan rata-rata dua sampai enam butir. Rata-rata telur kenari betina yang sehat sebanyak 4 butir dan akan mulai mengeram pada telur keempat, tetapi beberapa betina akan mengerami pada telur yang pertama. Untuk itu mengapa peternak di sana selalu mengambil telur dan mengganti dengan telur palsu atau telur kosong (cukup satu butir) dan menyimpan telur yang asli di pasir dengan suhu sekitar 20 derajad Celcius, dan kembalikan telur ke sarang bila betina telah selesai bertelur. Hasil yang didapat dari prosedur ini telur akan menetas bersamaan.

Setelah dierami selama 2 minggu telur akan menetas. Ketika telur menetas, sang induk betina mulai menyuapi anakannya. Telur rebus matang yang segar harus disediakan selama masa penyuapan, seminggu setelahnya peternak dapat menambahkan wortel, apel atau sayuran hijau.

Dua minggu setelah menetas, anakan akan mulai tumbuh bulu. Pada hari ke-17 sampai 20, anakan mulai meninggalkan sarang. Dalam jangka waktu beberapa hari sesudahnya, mereka mulai belajar makan sendiri. Ketika sudah terlihat anakan bisa makan sendiri, anakan ini bisa disapih ke sangkar yang lain agar induk betina siap untuk dijodohkan kembali. Agar lebih aman, tempatkan sarang kedua, beserta bahannya, ke dalam sangkar ternak ketika anakan berusia 15-17 hari. Induk betina akan membuat sarang dan siap bertelur lagi sekitar 21-23 hari. Berikan makanan kepada anakan sama seperti ketika induk betina menyuapinya. Jangan berikan pakan bijian normal kepada anakan sampai mereka berusia 6 minggu.

Beri batasan kepada induk betina untuk bertelur tidak lebih dari 3 periode terus-menerus untuk menjaga mereka dalam kondisi puncak.

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design