Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Rabu, 22 Juli 2009

Milyader Baru itu Namanya Mbah Surip


Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. Kemana

Siapa yang tidak kenal dengan lagu itu, dari anak kecil hingga orang tua sangat kenal dengan lagu itu. Ya, lagu Tak Gendong yang dilantunkan mbah Surip begitu melekat di telinga pendengarnya. Lirik lagunya cukup sederhana, tetapi enak didengar. Dan ternyata lagu itu membawa keberutungan tersendiri bagi mbah Surip. Siapakah Sebenarnya mbah Surip?



Mbah Surip dilahirkan di Mojokerto, 5 Mei 1949 dengan nama asli Urip Ariyanto adalah duda dengan empat orang anak sekaligus kakek dari empat cucu. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California.

Namanya menjadi populer berkat lagu Tak Gendong yang sering diputar di televisi. Penampilan Mbah Surip, demikian ia biasa dipanggil yang unik juga jadi salah satu ciri khasnya. Dengan rambut rasta ala penyanyi reggae dan tawanya yang lepas menjadi ciri dari Mbah Surip.

Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).

Tak Gendong sendiri ia ciptakan pada 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip lagu ini memiliki makna filosofi tersendiri, yakni belajar salah.

Bagaimana tanggapan Musisi ternama, Maia terhadap lagu Tak Gendong?
Ditemui di sela-sela acara Playlist di Studio Penta Kebon Jeruk, Selasa (14/7/2009), pemilik nama Maia Estianty ini mengatakan terganggu dengan lirik lagu Mbah Surip.

"Gila! Itu lirik ganggu di kepala gue. Lagunya itu sudah menempel di kepala orang," tukasnya bersemangat.

Maia menepis anggapan kalau lirik lagu Mbah Surip mengganggu kreativitasnya. "Bukan, bukan ganggu gimana-gimana. Saking ganggunya, liriknya itu selalu diingat-ingat," tambah pemilik Maia Management tersebut.

Ibu dari El, Al, dan Dul ini memprediksi lagu Mbah Surip akan bertahan lama. "Mbah Surip bagus lagunya. Liriknya keren banget, Tak Gendong. Versinya juga bagus, mungkin buat saya ini keberuntungan baru bagi Mbah Surip," kata Maia.

Maia pun mengakui kalau dirinya terinspirasi dari lirik sederhana yang dibuat Mbah Surip. "Ini buat inspirasi loh. Gue buat lirik lagu yang kata-katanya gampang diingat, kayak lagu Buaya Darat dan TTM," pungkasnya.

Benarkah ”Tak Gendong kemana-mana” membawa hoki tersendiri bagi mbah Surip?
Bagaimana ia bisa meraup uang dengan bilangan milaran rupiah tersebut? Begini ceritanya, lagu “Tak Gendong” yang lagi ngetop ini akhirnya diunduh untuk “Ring Back Tone” (RBT) ponsel. Konon jumlah pelanggannya telah mencapai 8 juta orang. Pendapatannya dibagi dua, 60 % untuk mbah Surip, sisanya 40% untuk provider, kata mbah Surip.

Jika benar ada 8 juta pengguna RBT “Tak Gendong”, dengan biaya berlangganan Rp. 7.000 per bulan, maka akan terkumpul uang sejumlah Rp.56 milyar! Jika bagian mbah Surip 60%, maka ia akan meraup duit sebesar Rp. 33,6 milyar !

Sumber lain menyatakan bahwa NSP (nada sambung pribadi) lagu Tak Gendong” meraup Rp9 miliar. Pria bergaya Bob Marley itu pun mendapat royalti Rp4,5 miliar. Mbah Surip yang diwawancara RCTI, Jumat (10/7/2009), mengaku akan menyumbangkan sebagian uang tersebut.


"Sebagian uang itu disimpan dan sebagian untuk yatim piatu. Sedekah ke mana-mana," kata pemilik nama Urip Ariyanto ini sambil tertawa. Sekilas tak ada yang istimewa dari lagu Tak Gendong. Liriknya pun sederhana, Tak gendong ke mana-mana, tak gendong ke mana-mana. Enak toh. Lantas dapat ide dari mana Mbah Surip dalam menciptakan lagu tersebut? "Ide awalnya ketika Mbah kerja di pengeboran minyak di Amerika. Kalau liburan saya senang main di bawah jembatan California. Saya lihat kok kerja sama orang-orang di sini dan Indonesia hampir sama. Ada yang gotong royong," cerita penyanyi yang mengawali karier sebagai seniman jalanan ini. (sumber: diolah dari celebrity.okezone.com, kapanlagi.com)

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design