Selamat menikmati informasi dari INFO PLUS

Senin, 24 November 2008

Tips Menulis di Blog

Terkadang kita terkesima dengan tulisan seseorang di suatu blog. Waduh hebar benar mas or mbak blogger ini! Kita sebagai pemula (termasuk saya), awalnya susah dan yah . . sementara copy paste dulu. Namun seiring dengan waktu saya nyoba nulis sendiri. Susah emang awalnya, tetapi selanjutnya mudah. Yang penting kita mulai dulu menulis, tentang temanya apa saja terserah. Misalnya Anda ingin nulis tentang Air. Ini mungkin terlalu luas coba kita persempit bahasannya, misalnya Manfaat air. Buatlah out line (kerangka karangan), misalnya 1) air untuk minum, 2) air untuk keperluan rumah tangga (mandi, mencuci), 3) air untuk irigasi. Selanjutnya kembangkan lebih lanjut tentang 1) air untuk minum. Agar lebih valid apa yang kita tulis sebaiknya mencari bahan-bahan secukupnya (bisa dari buku atau membuka situs terkait). Baca sekali lagi sebelum di-posting.



Ada nasihat baik dari mas fatihsyuhud.com, begini tulisannya:

Ada satu hal yang baru saya sadari belakangan ini seputar kesuksesan menulis di blog yaitu setiap kali saya berniat, “iseng-iseng nulis artikel satu paragraf aja, ah,” ternyata malah dengan sangat lancar tulisan mengalir dan jadinya lebih dari satu paragraf. Sebaliknya, seringkali saat saya berniat membuat tulisan panjang, malah jalannya ide dan rangkaian kata suka terseok-seok dan tak jarang gagal sampai ke tujuan akhir yang akhirnya malah teronggok di daftar tulisan draft.

Jadi, bagi Anda yang merasa kesulitan menulis di blog, bisa juga dicoba resep saya ini: niatkan menulis satu paragraf saja. Kalau ternyata jadinya satu paragraf betulan, ya tidak apa-apa. Diposting aja. Dan hindari berniat membuat tulisan panjang supaya otak dan urat syaraf Anda tidak terlalu terbebani.

Salah satu kegagalan menulis adalah kita terlalu terbebani oleh ekspektasi kita sendiri yang ingin menulis sempurna yang akhirnya bukan hanya tidak sempurna tapi malah tidak menulis sama sekali.

Catatan:

Apabila Anda berencana membuat tulisan panjang, kemudian di “tengah jalan” Anda kurang mood untuk meneruskan tulisan tersebut, maka solusi terbaik adalah jangan disimpan sebagai draft, tapi dipublish saja. Jangan lupa tulis di akhir tulisan dengan kata ”(bersambung)” supaya pembaca tahu bahwa tulisan itu belum selesai.

Semoga tulisan ini bermanfaat . . .Yuk budayakan menulis!

Mau Baca Yang Lain?



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar Anda

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design